Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Warnet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warnet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

Mempercepat Browsing dengan DNS Speeder

dnsspeeder2.85.jpgDNS Speeder 2.85
Banyak ragam dan metode untuk mempercepat koneksi internet. Yang umum digunakan adalah dengan caching menggunakan server proxy (squid, handy cache, dll). Namun ada cara lain yang bisa anda gabungkan atau bisa juga anda gunakan secara terpisah yakni dengan menggunakan DNS yang cepat. Sejauh yang saya tahu, DNS milik google (8.8.8.8.8 dan 8.8.4.4) adalah DNS tercepat saat ini. Tetapi jika masalah reliabilitasnya, DNS milik OpenDNS (208.67.222.222 dan 208.67.220.220). Selain dari kedua DNS Server tersebut, masih banyak lagi DNS Server yang beroperasi di dunia. Telkom juga mempunyai DNS Server sendiri dan juga ada lembaga mandiri yang mendirikan DNS Server dengan tujuan khusus seperti NAWALA (di Indonesia).

Dengan banyaknya HostServer) DNS yang ber-operasi ini, anda bisa memanfaatkan-nya untuk mempercepat koneksi Internet anda dengan merubah-rubah DNS Server dalam IP Config di Internet Option Windows anda. Masalahnya, anda akan disibukkan oleh aktivitas mengganti DNS ini. Solusinya adalah dengan menggunakan software yang secara otomatis bisa menggagnti DNS Server Windows anda dengan DNS Host paling responsif (cepat dalam merespon) dalam menanggapi permintaan yang masuk.

Salah satu software yang cukup bisa diandalkan adalah DNS Speeder. Tool ini cukup ringan dan dapat berjalan secara otomatis sesaat setelah anda menyalakan komputer windows anda.

Cara Kerja DNS Speeder

Cara kerja DNS Speeder sendiri cukup sederhana. DNS Speeder mempersingkat delay antara komputer Windows anda dengan DNS Server dengan menentukan DNS Server tercepat (respose time-nya) saat ini sebagai DNS Server anda dan mencegah komputer windows anda mencari DNS Server sendiri (yang dalam proses pencarian tersebut juga memakan waktu). Proses selanjutnya, DNS Speeder ini menyimpan informasi yang didapatkan dari DNS Server tersebut di dalam localhost (127.0.0.1) dan memberitahu Windows bahwa DNS Server nya adadah 127.0.0.1 bukan (misalnya) 8.8.8.8 sehingga akses informasinya lebih cepat.

DNS Speeder 2.85 ini mempunyai fitur antara lain :
1. Menentukan DNS tercepat
2. Memilih DNS tercepat yang akan dipakai secara otomatis
3. Browsing menjadi lebih cepat karena DNS Server yang digunakan lebih responsif
4. Tool atau Software ini ringan
5. Pengaturan yang simpel dan mudah
6. Support Windows XP / Windows 7 32 dan 64 bit
7. Dan beberapa fitur bagus lainnya.

Download DNS Speeder

DNS Speeder terbaru saat ini (saat saya memposting artikel ini) adalah versi 2.85. Anda bisa mencobanya dengan mendownload tool ini melalui link ini. File yang anda download adalah file dnsspeeder.zip (1.91 Mb).

Cara menggunakan DNS Speeder

Untuk menggunakan software ini cukup mudah.
1. Setelah anda mendownload DNS Speeder (dnsspeeder.zip), ektrak terlebih dulu di lokasi yang anda pasti ingat.
2. Dalam folder tersebut, cari fiel DnsSpeeder.exe dan dobel klik untuk menjalankannya.
3. Tambahkan DNS Server yang ingin anda gunakan. Anda bisa mencari daftar DNS Server di google.
4. Atur agar DNS Speeder berjalan saat startup.

Dan koneksi internet anda terasa lebih cepat dalam mengakses situs-situs favorit anda (browsing). Oh ya, kecepatan download tidak meningkat, karena ini tergantung kecepatan/paket internet yang anda pilih.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Setting dan Konfigurasi Net-Limiter Pro 3 untuk Windows 7 (Server dan Klien)

Artikel saya tulis ini untuk admin warnet yang ingin membatasi dan mengatur bandwith tanpa mikrotik. Dengan menggunakan Net Limiter Pro 3, anda bisa mengatur konsumsi bandwith client warnet secara keseluruhan maupun per aplikasi. Misalkan saja, anda ingin membatasi bandwith aplikasi Internet Download Manager di komputer klien.
Pembatas Bandwith: Net Limiter Pro 3
Untuk Tutorial Konfigurasi Net-Limiter Pro 3 untuk Windows 7 kali ini saya asumsikan anda sudah menginstall Net-Limiter Pro 3 dan sudah full version alias sudah ter-lisensi/registrasi, baik di komputer server maupun di komputer klien warnet anda. Ada dua bagian setting yang perlu anda lakukan. lebih jelasnya ikuti panduan di bawah:

Setting Net Limiter Pro 3 di Komputer Klien Warnet

Setting / Konfigurasi untuk komputer klien, sedikit berbeda dengan setting / konfigurasi di komputer server. Perbedaannya adalah dalam hal hak/priviliges dalam mengatur bandwith dan akses ke aplikasi Netlimiter Pro 3 termasuk me-remote dari komputer server. Berikut langkah-langkahnya:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikon NetLimiter di System Tray. Atau Start > All Program > Net Limiter 3 > Net Limiter 3
  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada option "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga option tersebut. Kemudian pada opsi "Units:" pilih "kB"
  • Untuk mencegah user warnet mengetahui bahwa ada aplikasi Net Limiter yang berjalan di background/latar-belakang, maka anda perlu menyembunyikannya dengan mengatur visibilitas aplikasi ini. Caranya, klik "Options" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Options yang muncul, klik pada tab Client kemudian hilangkan centang pada Opsi "Check for new version, Show Tray Icon, Close to Tray dan Minimize to Tray" lalu klik tombol Apply atau Save dan tutup jendela Options. Dan jangan lupa hapus juga folder NetLimiter 3 Pro dari Start Menu
  • Kemudian klik "Permissions" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Permission Editor yang muncul, pastikan bahwa Account yang terdapat pada daftar di kolom minimal ada 4 (secara default). Jika komputer klien anda memiliki User Account lebih dari satu, maka Account yang terdapat pada daftar di kolom Account pasti lebih dari 4. Tutup jendela Permission Editor tanpa mengubah setting apapun.
Selanjutnya, Anda perlu mengatur agar aplikasi ini bisa diatur dari Netlimiter Pro yang terinstall di komputer server dengan mengatur DCOM pada komputer klien. Caranya:
  • Buka jendela "Local Security Policy" melalui perintah di RUN dengan cara menekan tombol "Windows + R" pada keyboard lalu ketikkan "secpol.msc" tanpa tanda kutip dan tekan Enter. Di jendela "Local Security Settings" expand ke bagian "Local Policies > Security Options", lalu dobel klik pada "Accounts: Limit local account use of blank passwords to console logon only" yang ada di kolom sebelah kanan dan pilih Disable lalu klik OK dan tutup jendela "Local Security Settings".
  • Lanjutkan dengan membuka Windows Explorer lalu klik "Organize > Folder and search options..." yang ada di bagian Menubar. Di jendela "Folder Options", klik pada tab View kemudian geser scrollbar ke paling bawah dan hilangkan centang pada "Use sharing wizard (Recommended)" lalu klik OK.
  • Langkah Selanjutnya, buka jendela "Component Services" dengan mengetikkan perintah "dcomcnfg.exe" pada RUN (Windows + R)dan tekan Enter. Di jendela "Component Services", expand "Component Services > Computers > My Computer > DCOM Config > NlSvc". Klik kanan pada "NlSvc" dan pilih Properties lalu di jendela "NlSvc Properties" yang muncul klik pada tab "Endpoints" dan klik tombol "Add". Di jendela "Select DCOM protocol and endpoint" yang muncul, pilih "Use static endpoint" dan isikan nilai 4000 kemudian klik OK dan OK lagi. Kemudian tutup jendela "Component Services".

Setting Netlimiter Pro 3 di komputer klien selesai. Sekarang Anda bisa melanjutkannya dengan meng-konfigurasi Netlimiter Pro 3 di komputer server warnet anda.

Setting dan Konfigurasi Net Limiter Pro 3 di komputer Server Warnet

Seperti yang saya katakan sebelumnya, setting Netlimter untuk komputer server berbeda dengan setting di komputer klien. Untuk mengatur/meng-konfigurasi cukup singkat, ikuti langkah berikut:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikonNetLimiter di System Tray. Atau Start > All Program > Net Limiter 3 > Net Limiter 3
  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga bagian tersebut. Lalu pada bagian "Units:" pilih "kB".
Dua Langkah di atas sama dengan pengaturan untuk komputer klien. Dan inagt, jangan lanjutkan pengaturan seperti di komputer klien. Selanjutnya Anda tinggal me-remote Netlimiter Pro 3 di komputer klien dari Netlimiter pro 3 di komputer server.

Cara Me-remote Net Limiter Pro 3 dari Komputer Server Warnet / Operator

Pada cara me-remote Net Limiter Pro 3 dari komputer server / operator, saya berikan contoh dalam mengatur dan membatasi bandwith aplikasi Internet Download Manager (IDM). Ini hanya contoh saja, anda bisa menerapkannya ke aplikasi apapun yang ada di komputer klien.
  • Buka aplikasi NetLimiter di komputer Server / Operator, lalu klik pada menu "File > Remote Connect...".
  • Di jendela "Remote Admin" yang muncul, isikan informasi yang dibutuhkan pada kolom "Host Info". Address: isikan alamat IPkomputer Client, User: Isikan nama User Account Administrator komputerClient dan Auto Refresh: Bisa kita gunakan atau tidak(jika ingin kita gunakan, centang lalu pilih waktu yang diinginkan[saran saya sebaiknya gunakan fungsiAuto Refresh dan pilih waktu 1s]). Setelah selesai mengisi kolom "Host Info", klik tombol Connect maka otomatis akan muncul jendela "Logon User", langsung klik OK.
  • Jika koneksi berhasil, maka komputer Client akan masuk dalam daftar pada kolom "Recent Hosts" dan semua proses serta aplikasi yang berjalan akan terpantau dalam kolom "Node View" pada NetLimiter komputer Serversebagaimana tampilan "Node View" pada NetLimiter komputer Client itu sendiri.
  • Selanjutnya temukan dan sorot pada aplikasi Internet Download Manager yang terdapat di kolom "Node View". Lalu klik angka yang tertera pada bagian "DL Limit" untuk membatasi kecepatan Download, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Lalu klik angka yang tertera pada bagian "UL Limit" untuk membatasi kecepatan Upload, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Aktifkan fungsi limiter dengan cara mencentang opsi "Limiter" yang ada pada toolbar NetLimiter
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, berarti kita telah meremote dan membatasi kecepatan pada aplikasi Internet Download Manager sementara kecepatan Mozilla Firefox yang digunakan untuk mengakses Facebook danprogram lain yang juga membutuhkan akses internet tidak kita batasi sehingga masih terasa cepat akses internetnya

Sebelumnya saya juga pernah memakai Bandwidth Controller untuk mengatur trafik data dalam jaringan yang lebih simpel dan tanpa harus install di setiap klien.

Kamis, 23 Mei 2013

Squid Efficiency Analyzer 1.10

SquidEff.JPG

Squid Efficiency Analyzer - open a log file and start analysis. Wait for the results which are shown in an table (detailled view) and in a text field (summary). You may then export the results to a file.

Squideff checks every line of the Squid log file and assigns occurrence and traffic to the different cache codes. Afterwards, traffic from cache and internet are calculated.

Squid Efficiency Analyzer Report Explanation:

Theese codes are provided as being data coming from the cache:
  • TCP_HIT
  • TCP_REFRESH_HIT
  • TCP_REF_FAIL_HIT
  • TCP_IMS_HIT
  • TCP_MEM_HIT
  • TCP_OFFLINE_HIT
  • UDP_HIT
The following codes are calculated as data coming from the internet:
  • TCP_MISS
  • TCP_REFRESH_MISS
  • TCP_CLIENT_REFRESH_MISS
  • TCP_SWAPFAIL_MISS
  • UDP_MISS
The rest is shown as not considered for efficiency:
  • TCP_NEGATIVE_HIT
  • TCP_DENIED
  • UDP_DENIED
  • UDP_INVALID
  • UDP_MISS_NOFETCH
  • NONE

For an explanation from the report of the codes see below.
##Cache Result Codes##
TCP_HIT
A valid copy of the requested object was in the cache.

TCP_MEM_HIT
A valid copy of the requested object was in the cache, AND it was in
memory so it did not have to be read from disk.

TCP_NEGATIVE_HIT
The request was for a negatively-cached object. Negative-caching refers
to caching certain types of errors, such as "404 Not Found." The amount
of time these errors are cached is controlled with the negative_ttl
configuration parameter.

TCP_MISS
The requested object was not in the cache.

TCP_REFRESH_HIT
The object was in the cache, but STALE. An If-Modified-Since request was
made and a "304 Not Modified" reply was received.

TCP_REF_FAIL_HIT
The object was in the cache, but STALE. The request to validate the object
failed, so the old (stale) object was returned.

TCP_REFRESH_MISS
The object was in the cache, but STALE. An If-Modified-Since request was
made and the reply contained new content.

TCP_CLIENT_REFRESH
The client issued a request with the "no-cache" pragma.

TCP_IMS_HIT
The client issued an If-Modified-Since request and the object was in the
cache and still fresh.

TCP_IMS_MISS
The client issued an If-Modified-Since request for a stale object.

TCP_SWAPFAIL
The object was believed to be in the cache, but could not be accessed.

TCP_DENIED
Access was denied for this request

UDP_HIT
A valid copy of the requested object was in the cache.

UDP_HIT_OBJ
Same as UDP_HIT, but the object data was small enough to be sent in the UDP
reply packet. Saves the following TCP request.

UDP_MISS
The requested object was not in the cache.

UDP_DENIED
Access was denied for this request.

UDP_INVALID
An invalid request was received.

UDP_RELOADING
The ICP request was "refused" because the cache is busy reloading its metadata.

Download Squid Efficiency Analyzer


squideff.zip - 349.07 KB

Selasa, 26 Februari 2013

Deep Freeze Enterprise 7.60 + License [Serial]


Download Deep Freeze 7.60.279.4298 Full + License Key Gratis Tanpa password. Anda bisa download deep freeze 7 secara gratis via blog ini. Ada - banyak fitur-fitur yang disajikan oleh deep freeze 7 full ini. Ukuran software deep freeze ini cuma 3,5 MB. Buruan download, gratis lho !! Penasaran ! Mau ?


Fitur-fitur yang disajikan deep freeze 7 full :
  • Absolute Protection
    • Jaminan 100% workstation recovery on restart
    • Memberikan proteksi password dan keamanan lengkap
    • Melindungi beberapa hard drive dan partisi
  • Integrasi danKompatibilitas
  • Supports multi-boot

Lingkungan
• Compatible with Fast User Switching -
• Supports SCSI, ATA, SATA, dan IDE hard drive
• Single menginstal untuk Windows 95, 98, ME, 2000, XP dan Vista
• Supports FAT, FAT32, NTFS, dasar dan dinamis disk, dll
Software deep freeze biasa digunakan di warnet-warnet. Bertujuan untuk keamanan demi menghindari tangan-tangan jahil. Bagi yang ingin download deep freeze 7 full + license key gratis, silahkan klik link download berikut ini :

depositfile no pass | mediafire psss: idc | dropbox

Rabu, 30 Januari 2013

Polipo | Softtware pengganti Squid untuk Perorangan

Anda tentu sudah mengenal Squid Proxy untuk cache, juga software alternatif lain yakni Handy Cache. Tapi masih ada lagi aplikasi yang cocok menjadi alternatif squid dan handy cache untuk perseorangan atau digunakan dalam kelompok kecil pengguna. Software ini adalah Polipo.

Polipo, adalah sebuah software proxy cache yang ringkas, cepat dan efektif untuk pengguna perorangan atau singgle user. Software ini cocok untuk pengguna modem Smartfren dan Flexy atau provider dial-up lainnya. Meski di rancang untuk pengguna tunggal, Polipo juga bisa digunakan bersama-sama dalam kelompok kecil, misalnya sebagai proxy cache dalam warnet kecil.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger