Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Januari 2014

Apa Saja yang Perlu di-Cek Ketika Membeli Laptop Bekas

Apa saja yang perlu di cek ketika membeli laptop bekas? Apa saja yang harus diperhatikan? Itu yang pasti jadi pertanyaan anda saat akan membeli laptop bekas. Jangan tergiur dengan harga yang murah, cek dulu dengan teliti.

Tips Membeli Laptop Bekas

Berikut saya berikan beberapa tips dalam membeli laptop bekas untuk anda. Dan tidak hanya tips yang saya berikan, tetapi juga dengan software yang bisa membantu anda mengecek kondisi laptop bekas yang akan anda beli. simak tips-tips berikut:

Cek fisik laptop secara keseluruhan

Lihat kondisi laptopnya, apakah ada lecet-lecet yang parah, bekas terbanting atau jatuh. Untuk kondisi laptop second, memang lumrah kalau ada bekas-bekas goresan. Tetapi anda perlu selektif juga ketika ternyata (misalnya) ada cacat bekas terbentur di pojokan laptop.

Periksa juga kondisi mur dan sekrup di bagian bawah, apakah ada sepeti cacat bekas obeng. Karena bisa dipastikan sudah pernah dibongkar, tanyakan apakah sudah pernah ganti hardware. Cek di pinggiran laptop juga apakah ada bekas congkelan juga.

Cek Kondisi Monitor (LCD)

Periksa, apakah ada dead pixel atau tidak. Untuk membantu anda dalam memeriksa kondisi LCD, gunakan software monitor test untuk membantu anda dalam menge-cek ada tidak-nya dot/dead pixel (titik hitam yang menandakan cairan LCD sudah mengeras/mati). Karena kalau mengganti LCD juga lumayan mahal lho..

Cek Speaker Laptop

Test kualitas speaker dengan memainkan sebuah lagu dengan volume maximal, perhatikan apakah speaker kiri dan kanan berfungsi dengan baik. Apakah suara-nya "normal".

Cek Tombol-tombol Keyboard

Pastikan semua tombol berfungsi dengan baik. Anda bisa menggunakan software keyboard test sebagai alat bantu.

Cek Kondisi Baterai Laptop

Untuk mengetes daya tahan batera, anda bisa menggunakan software battery monitor sebagai alat bantu test kualitas baterai laptop yang akan anda beli. Software baterai test ini untuk mengetahui wear levelnya. Saran saya, sebaiknya pertimbangkan lagi jika wear level mencapai 50%. Harga baterai original kan mahal.. :)

Cek Optical Drive

Persiapkan keping CD dan DVD untuk test apakah bisa membaca dengan baik. Jika perlu bawa CD/DVD Kosong untuk mencoba membakar file ke CD/DVD, dan lihat apakah hasilnya bagus atau tidak.

Cek Kondisi Peripheral Lainnya

Lihat fitur laptop bekas sesuai yang tercantum di lembaran spesifikasi. Cek fungsi-funsi seperti bluetooth, webcam, touchpad, dan wifi jika memang laptop bekas yang akan anda beli mempunyai fitur-fitur itu.

Tanyakan juga pada penjual laptop bekas, apa saja kelengkapany yang masih ada.

Lakukan Stress Test

Terakhir, paksa kinerja laptop bekas tersebut, minimum 1 jam untuk mengetaui apakah ada masalah dengan VGA dan overheat. Sebagai alat bantu, anda bisa menggunakan passmark burnt in test atau furmark. Lakukan dengan santai sembari ngobrol dengan si pemilik laptop/penjual laptop bekas tersebut.

Intinya, lakukan dengan santai dan tidak terburu-buru. Sesuaikan juga spesifikasi laptop dengan kebutuhan anda. Kalau ada dana lebih, sebaiknya beli baru dan langsung membeli layanan extended warranty (misalnya: perpanjangan masa garansi dari 1 tahun menjadi 3 tahun). Dan setelah 3 tahun? Jual lagi, karena notebook/laptop memiliki masa discountinue dimana umumnya setelah 3 tahun sparepart tidak lagi tersedia. Bahkan dari service resminya sendiri pun kadang sudah tidak ada.


Cek Ketika Membeli Laptop Bekas

Sabtu, 17 Agustus 2013

Setting dan Konfigurasi Net-Limiter Pro 3 untuk Windows 7 (Server dan Klien)

Artikel saya tulis ini untuk admin warnet yang ingin membatasi dan mengatur bandwith tanpa mikrotik. Dengan menggunakan Net Limiter Pro 3, anda bisa mengatur konsumsi bandwith client warnet secara keseluruhan maupun per aplikasi. Misalkan saja, anda ingin membatasi bandwith aplikasi Internet Download Manager di komputer klien.
Pembatas Bandwith: Net Limiter Pro 3
Untuk Tutorial Konfigurasi Net-Limiter Pro 3 untuk Windows 7 kali ini saya asumsikan anda sudah menginstall Net-Limiter Pro 3 dan sudah full version alias sudah ter-lisensi/registrasi, baik di komputer server maupun di komputer klien warnet anda. Ada dua bagian setting yang perlu anda lakukan. lebih jelasnya ikuti panduan di bawah:

Setting Net Limiter Pro 3 di Komputer Klien Warnet

Setting / Konfigurasi untuk komputer klien, sedikit berbeda dengan setting / konfigurasi di komputer server. Perbedaannya adalah dalam hal hak/priviliges dalam mengatur bandwith dan akses ke aplikasi Netlimiter Pro 3 termasuk me-remote dari komputer server. Berikut langkah-langkahnya:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikon NetLimiter di System Tray. Atau Start > All Program > Net Limiter 3 > Net Limiter 3
  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada option "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga option tersebut. Kemudian pada opsi "Units:" pilih "kB"
  • Untuk mencegah user warnet mengetahui bahwa ada aplikasi Net Limiter yang berjalan di background/latar-belakang, maka anda perlu menyembunyikannya dengan mengatur visibilitas aplikasi ini. Caranya, klik "Options" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Options yang muncul, klik pada tab Client kemudian hilangkan centang pada Opsi "Check for new version, Show Tray Icon, Close to Tray dan Minimize to Tray" lalu klik tombol Apply atau Save dan tutup jendela Options. Dan jangan lupa hapus juga folder NetLimiter 3 Pro dari Start Menu
  • Kemudian klik "Permissions" pada toolbar NetLimiter. Di jendela Permission Editor yang muncul, pastikan bahwa Account yang terdapat pada daftar di kolom minimal ada 4 (secara default). Jika komputer klien anda memiliki User Account lebih dari satu, maka Account yang terdapat pada daftar di kolom Account pasti lebih dari 4. Tutup jendela Permission Editor tanpa mengubah setting apapun.
Selanjutnya, Anda perlu mengatur agar aplikasi ini bisa diatur dari Netlimiter Pro yang terinstall di komputer server dengan mengatur DCOM pada komputer klien. Caranya:
  • Buka jendela "Local Security Policy" melalui perintah di RUN dengan cara menekan tombol "Windows + R" pada keyboard lalu ketikkan "secpol.msc" tanpa tanda kutip dan tekan Enter. Di jendela "Local Security Settings" expand ke bagian "Local Policies > Security Options", lalu dobel klik pada "Accounts: Limit local account use of blank passwords to console logon only" yang ada di kolom sebelah kanan dan pilih Disable lalu klik OK dan tutup jendela "Local Security Settings".
  • Lanjutkan dengan membuka Windows Explorer lalu klik "Organize > Folder and search options..." yang ada di bagian Menubar. Di jendela "Folder Options", klik pada tab View kemudian geser scrollbar ke paling bawah dan hilangkan centang pada "Use sharing wizard (Recommended)" lalu klik OK.
  • Langkah Selanjutnya, buka jendela "Component Services" dengan mengetikkan perintah "dcomcnfg.exe" pada RUN (Windows + R)dan tekan Enter. Di jendela "Component Services", expand "Component Services > Computers > My Computer > DCOM Config > NlSvc". Klik kanan pada "NlSvc" dan pilih Properties lalu di jendela "NlSvc Properties" yang muncul klik pada tab "Endpoints" dan klik tombol "Add". Di jendela "Select DCOM protocol and endpoint" yang muncul, pilih "Use static endpoint" dan isikan nilai 4000 kemudian klik OK dan OK lagi. Kemudian tutup jendela "Component Services".

Setting Netlimiter Pro 3 di komputer klien selesai. Sekarang Anda bisa melanjutkannya dengan meng-konfigurasi Netlimiter Pro 3 di komputer server warnet anda.

Setting dan Konfigurasi Net Limiter Pro 3 di komputer Server Warnet

Seperti yang saya katakan sebelumnya, setting Netlimter untuk komputer server berbeda dengan setting di komputer klien. Untuk mengatur/meng-konfigurasi cukup singkat, ikuti langkah berikut:
  • Buka jendela aplikasi NetLimiter 3 Pro dengan cara dobel klik pada ikonNetLimiter di System Tray. Atau Start > All Program > Net Limiter 3 > Net Limiter 3
  • Perhatikan pada bagian toolbar Netlimiter ada "Blocker, Limiter dan Stats", hilangkan centang pada ketiga bagian tersebut. Lalu pada bagian "Units:" pilih "kB".
Dua Langkah di atas sama dengan pengaturan untuk komputer klien. Dan inagt, jangan lanjutkan pengaturan seperti di komputer klien. Selanjutnya Anda tinggal me-remote Netlimiter Pro 3 di komputer klien dari Netlimiter pro 3 di komputer server.

Cara Me-remote Net Limiter Pro 3 dari Komputer Server Warnet / Operator

Pada cara me-remote Net Limiter Pro 3 dari komputer server / operator, saya berikan contoh dalam mengatur dan membatasi bandwith aplikasi Internet Download Manager (IDM). Ini hanya contoh saja, anda bisa menerapkannya ke aplikasi apapun yang ada di komputer klien.
  • Buka aplikasi NetLimiter di komputer Server / Operator, lalu klik pada menu "File > Remote Connect...".
  • Di jendela "Remote Admin" yang muncul, isikan informasi yang dibutuhkan pada kolom "Host Info". Address: isikan alamat IPkomputer Client, User: Isikan nama User Account Administrator komputerClient dan Auto Refresh: Bisa kita gunakan atau tidak(jika ingin kita gunakan, centang lalu pilih waktu yang diinginkan[saran saya sebaiknya gunakan fungsiAuto Refresh dan pilih waktu 1s]). Setelah selesai mengisi kolom "Host Info", klik tombol Connect maka otomatis akan muncul jendela "Logon User", langsung klik OK.
  • Jika koneksi berhasil, maka komputer Client akan masuk dalam daftar pada kolom "Recent Hosts" dan semua proses serta aplikasi yang berjalan akan terpantau dalam kolom "Node View" pada NetLimiter komputer Serversebagaimana tampilan "Node View" pada NetLimiter komputer Client itu sendiri.
  • Selanjutnya temukan dan sorot pada aplikasi Internet Download Manager yang terdapat di kolom "Node View". Lalu klik angka yang tertera pada bagian "DL Limit" untuk membatasi kecepatan Download, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Lalu klik angka yang tertera pada bagian "UL Limit" untuk membatasi kecepatan Upload, maka otomatis akan terbuka kotak "Dialog Set Limit", isikan nilai yang kita inginkan dan centang pada bagian "Enabled" lalu klik tombol Save. Aktifkan fungsi limiter dengan cara mencentang opsi "Limiter" yang ada pada toolbar NetLimiter
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, berarti kita telah meremote dan membatasi kecepatan pada aplikasi Internet Download Manager sementara kecepatan Mozilla Firefox yang digunakan untuk mengakses Facebook danprogram lain yang juga membutuhkan akses internet tidak kita batasi sehingga masih terasa cepat akses internetnya

Sebelumnya saya juga pernah memakai Bandwidth Controller untuk mengatur trafik data dalam jaringan yang lebih simpel dan tanpa harus install di setiap klien.

Senin, 22 April 2013

10 Software Yang Harus Ada Setelah Install Windows

10-aplikasi-yang-harus-ada-setelah-instal-windows.jpg

Setelah Install Windows di PC atau Laptop, seringkali kita kebingungan dengan langkah selanjutnya, yakni soal aplikasi apa saja yang perlu kita install setelah seluruh driver bawaan terinstall (karena pada umumnya, driver bawaan ini di sertakan dalam sebuah CD/DVD ketika membeli motherboard baru atau laptop Baru).

Jika anda termasuk dalam kategori diatas, maka anda perlu membaca 10 daftar install aplikasi yang saya susun secara berurutan. Sehingga anda bisa menggunakannya sebagai to-do-list setelah instal ulang Windows.

Daftar Software yang harus ter-instal di Komputer

10 Daftar Software yang harus ter-instal di Komputer baru atau setelah instal ulang Windows antara lain:

1. Antivirus.

Sebelum lanjut menginstall software-software lainnya, install dulu security software untuk terhindar dari bahaya virus-virus maupun spyware yang membahayakan komputer dan privasi kita. Untuk program keamanan ini, saya rekomendasikan eset Nod32. Avast juga boleh.

2. Browser selain IE.

bagi pecinta XP, install browser selain IE adalah keharusan. karena security IE bawaan sangat lemah. Instal dua Browser sekaligus: Firefox dan Chrome.

3. Pengelola Arsip (alat kompresi file)

Kenapa? karena seringkali kita mendownload file dari internet dalam bentuk archive. baik zip maupun rar. rekondasi saya: 7zip atau winrar. alasan tidak menggunakan winzip karena dia hanya mampu menagani zip file sementara explorer milik XP saja sudah bisa membuka zip.

4. Download Manager.

Gunakan IDM. atau yang free tapi kualitas sama bagus: Xtreme Download Manager. Kenapa? segai akselerator ketika mendownload. jika menggunakan downloader bawaan browser rasanya kurang nyaman karena tidak bisa me-resume file download.

5. Cleaner untuk membersihkan file sampah.

Gunakan file semacam Tune-up Utilities (berbayar). tapi saya lebih suka menggunakan CCleaner Home karena gratis. dengan tool pembersih file sampah ini kinerja komputer bisa meningkat.

6. Komplemen Populer.

Di antaranya: Flash Player, Java Runtime Environment, DirectX, .NetFramework, dan Jika mempunyai device Android pasang juga MTP driver utility.

7. Pengolah kata dan data.

Bisanya Microsoft Office, Gunakan Open Office atau Libre Office untuk yang gratisan. Tambahkan Nitro PDF dan doPDF. masing-masing berguna untuk membaca file PDF dan membuat file PDF. meskipun di Office terbaru sudah bisa mempublish PDF, tapi hasilnya kurang maksimal.

8. Multimedia (Audio Video).

Winamp adalah pilihan utama. Sebagai pelengkap, install MPC atau VLC karena ada beberapa file yang tidak mampu dimainkan oleh winamp. saya lebih suka menggunakan MPC karena mempunyai codec lebih lengkap.

9. Back-up Manager dan Burning tool.

Di Windows 7 sudah ada program semacam ini. hanya saja kurang enak dan tidak leluasa seperti menggunakan aplikasi khusus backup data. Rekomendasi menggunakan norton Ghost atau Mozy dua-duanya mempunyai versi gratis dan berbayar alias lisensi berbayar-nya. Burning tool menggunakan PowerIso atau Nero untuk yang berbayar. Jika ingin yang gratisan, gunakan ImgBurn.

10. Messenger.

banyak software messenger mulai teks messenger hingga yang video messenger, ada Yahoo messenger, Pidgin, facebook Messenger, Skype, dan Camfrog.

Minggu, 17 Februari 2013

10 Alasan Mengapa PC Desktop Masih Digunakan

Berbagai perangkat elektronik yang canggih dan praktis dibawa kemanapun, kini semakin jadi tren. Makin kecil dan canggih piranti itu, semakin dia diburu. Tak bisa disangkal, di zaman modern seperti sekarang, perangkat komunikasi yang praktis itu sangat penting.

Namun gadget-gadget praktis itu pada dasarnya penuh dengan kompromi. Daya komputasi yang terbatas, ukuran layar atau bahkan harga yang sangat mahal, membuat produk ini tak sepenuhnya ideal.

Karena itu, bacalah sepuluh alasan ini supaya Anda punya alasan mempertahankan Desktop PC Anda.

1. Desktop PC lebih murah
Dibanding laptop, desktop PC tentu lebih murah saat membeli baru. Komponen yang menyusun laptop, tablet maupun ponsel pintar membutuhkan ukuran kecil yang berakibat harganya lebih mahal.

Sementara komponen desktop PC tidak harus sama kecil. Meskipun begitu, Anda juga harus merogoh kocek untuk membeli layar, papan ketik, tetikus maupun trackpad. Tetapi harga-harga komponen ini jauh lebih murah.

2. Desktop PC lebih kuat
Prosesor PC lebih kuat dibandingkan prosesor laptop. Prosesor yang terpasang di laptop tidak hanya lebih kecil, mereka dirancang untuk menggunakan lebih sedikit energi sehingga menghasilkan sedikit panas. Alasannya, laptop dijalankan oleh baterai sehingga proses kerjanya harus menghemat baterai itu.

Sementara prosesor pada desktop bisa dilengkapi dengan sistem pendingin untuk menjaga suhu prosesor turun. Dengan begitu, mereka tak hanya menjadi lebih kuat dan dapat dengan mudah overclocked supaya berkecepatan tinggi.

3. Anda bisa menempatkan berbagai macam komponen atau periferal ke desktop
Misalnya, Anda ingin memasang tetikus atau papan ketik eksternal dengan papan colok USB. Ini bisa dilakukan pada PC, tetapi tidak dengan laptop. Laptop hanya memiliki lubang USB terbatas.

4. Memakai PC, Anda mendapatkan layar besar
Penelitian menunjukkan bahwa dengan layar tetap dan nyata itu membuat Anda lebih produktif bekerja. Ada dua cara supaya Anda bisa mendapatkan layar tetap dan nyata itu yaitu dengan layar yang lebih besar atau dengan beberapa monitor.

Layar laptop terbesar di pasaran adalah 17.3 inchi. Tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan monitor ukuran 24 inchi. Dan layar seukuran 17.3 inchi itu terlalu besar untuk sebuah laptop.

5. Layar desktop dapat memutar game komputer seperti nyata
Di pasaran ada juga laptop yang didesain untuk game, seperti Alienware M17x R4 dilengkapi dengan Intel Core i7 3720QM-prosesor dan Nvidia GeForce GTX 680M. Tetapi laptop game macam ini hanya dapat mengakomodasi satu atau sedikit VGA dan bahkan berada dalam perangkat yang nyaris tidak portabel.

6. Memperbaiki desktop lebih mudah
Komponen desktop bisa dengan mudah dan murah diperbaiki atau bahkan diganti dengan yang baru.

7. Anda dapat menggunakan perangkat lunak lebih efisien pada desktop
Laptop pun saat ini dapat digunakan untuk perangkat lunak kreatif seperti Adobe Photoshop. Namun tak akan nyaman. Akan lebih efisien jika semua aplikasi kreatif itu digunakan pada desktop karena membutuhkan prosesor yang kuat, VGA tinggi dan peripheral yang tak sedikit.

8. Desktop dapat didaur ulang
Pilihan mendaur ulang laptop ataupun tablet sangat terbatas. Beda dengan desktop, Anda bahkan bisa menjual suku cadang PC kembali


9. Desktop sangat aman dan bertahan lama
Desktop memang tak portabel sama sekali, tapi justru ini yang membuatnya aman karena tak banyak bergerak. Paling tidak aman dari pencurian. Selain itu, desktop lebih awet dibanding laptop.

10. Siapapun bisa merangkai PC
Merangkai laptop tentu sangat sulit. Tak semua orang bisa melakukannya. Komponennya lebih mahal dan kurang kuat.

Jumat, 03 Agustus 2012

Teknologi Hard Disk Masa Depan [2]

Phase Change Memory: Berkat teknik CD-RW

Apabila Phase Change Memory selesai dikembangkan, teknologi ini 100 kali lebih cepat dan jauh lebih efisien dibandingkan memori Flash dalam SSD aktual. Apabila kebanyakan sistem berbasis efek elektrik atau magnetik, PCM memanfaatkan perubahan fisik dari suatu material. Material jenis ini bisa berbentuk kristal pada hambatan listrik rendah atau bukan kristal pada hambatan lebih tinggi. Teknik ini telah digunakan pada media optik yang dapat ditulis ulang. Saat proses tulis, sebuah impuls listrik dapat menciptakan berbagai kondisi material. Impuls yang panjang dapat melelehkan material sepenuhnya sehingga ketika didinginkan memiliki kondisi molekul yang tidak beraturan. Impuls yang lebih singkat dapat memanaskan ke suhu yang lebih rendah daripada titik leleh sehingga terbentuk struktur kristal yang teratur.

Seperti pada MRAM, isi sel dibaca dengan mengukur hambatan listriknya. Pergantian fase bisa cepat dilakukan. Para peneliti di IBM mencapai proses tulis yang 100 kali lebih cepat daripada Flash. Setiap sel bisa langsung diubah dari satu fase ke lainnya. Samsung, Intel dan Hynix telah menyediakan elemen-elemen memori PCM dalam ukuran kecil hingga 64 MB untuk ponsel.

ReRAM dan CB-RAM: Mampu dibuat lebih kecil

Apabila banyak teknologi memori baru seperti Flash membentur batasnya pada miniaturisasi, Resistive-RAM (ReRAM) dan Conductive-Bridging RAM (CB-RAM) memungkinkan pembuatan struktur yang jauh lebih kecil (hingga ukuran beberapa ion). Cara kerja kedua tek­nik ini serupa, yaitu jembatan penghantar listrik (lihat kiri) dibangun me­lalui lapisan isolator dan kembali diputus. Bedanya hanya dalam material yang digunakan.

Sel CB-RAM dibangun serupa ReRAM, tetapi salah satu elektroda terbuat dari material yang aktif secara elektro-kimiawi seperti perak. Sementara elektroda lainnya terbuat dari material yang tidak aktif seperti wolfram. Kedua elektroda dipisahkan oleh lapisan isolator elektrolit.

Kelebihan utama ReRAM dan CB-RAM dibanding Flash adalah kecepatan, usia pakai lebih lama, dan potensi miniaturisasi hingga ke dimensi nano. Tahun ini, peneliti di Hewlett-Packard, Stan Williams, mengumumkan teknik ReRAM akan siap dipasarkan pada tahun 2013 dalam bentuk chip-chip Memristor.

Upaya-upaya lainnya: Nano-RAM, Racetrack, Millipede

Saat ini, banyak proyek yang lebih baru kembali menggunakan saklar mekanik daripada IC listrik. Misalnya saja pada Nano-RAM yang sejak beberapa tahun dipublikasi perusahaan Nantero di AS (selama ini hanya tersedia sebagai prototipe). Teknik ini memungkinkan kepadatan data yang tinggi, berdasarkan prinsip saluran nano yang dapat dilengkungkan ke salah satu dari dua posisi, dengan memberi tegangan dalam hambatan yang berbeda. Nano-RAM akan memungkinkan kepadatan data yang tinggi seperti DRAM. Namun, hingga kini produksi massal belum dapat dilakukan.

Dua teknik lainnya dapat men-transfer prinsip hard disk biasa ke dimensi nano. Teknik Racetrack Memory yang diteliti oleh IBM dan Universitas Hamburg, data dapat disimpan sebagai rangkaian polarisasi magnetik yang berbeda-beda pada sebuah kawat nano yang tidak bergerak. Prinsip yang hampir sama dengan hard disk magnetik. Untuk menulis dan membaca, sebuah arus listrik membawa medan magnet melalui head tulis atau baca. Sesuai namanya, informasi akan melaju melewati head tulis atau baca seperti kuda-kuda balap. Metoda ini memungkinkan kemampuan reaksi yang jauh lebih cepat dibanding solusi mekanik. Dengan banyak sel yang bekerja secara paralel, akan tercapai arus data yang tinggi.

Pada Millipede, teknik menjanjikan performa yang cukup tinggi. Setiap Bit data dapat disimpan pada sebuah keping yang dapat digeser (baik memiliki cekungan atau tidak). Di atasnya tergantung banyak sensor. Untuk membaca sebuah data, mesin-mesin kecil menggeser keping agar area tersebut berada di bawah sebuah sensor. Sensor ini akan menyentuh keping untuk memeriksa apakah ada cekungan atau tidak. Sebuah unit Millipede saat ini dapat mencapai kecepatan data hingga 50-150 MB per detik.

Dengan banyaknya unit yang bekerja paralel, teknik ini hampir mencapai performa memori elektronik. Pada kepadatan data yang sangat tinggi, cekungan nano dapat menyita tempat jauh lebih sedikit dibanding sebuah IC. Semua teknik yang diperkenalkan ini memungkinkan pembuatan memori yang jauh lebih cepat daripada yang sudah ada. Tinggal menunggu waktu saja, teknik mana yang akan berhasil lebih dahulu mencapai produksi massal. Sementara ini, pernyataan paling konkret datang dari Hewlett-Packard. Perusahaan ini berencana menjual sebuah produknya dengan teknik ReRAM-Memristor mulai tahun 2013. Jika hal tersebut terjadi, berarti nantinya komputer dapat segera siap bekerja setelah dihidupkan. Begitu juga dengan smartphone dan perangkat pintar lainnya. Selain itu, dengan teknik baru, durasi baterai juga bisa lebih panjang daripada sekarang. Semoga hal ini bisa cepat terjadi.

Sumber: Majalah CHIP 02/2012
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger