Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Superuser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Superuser. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

Catatan Mengenai Cara Root Dan Install Custom Recovery di OS Android

Custom Recovery: CWMR, TWRP, PhilZCustom recovery dan hak akses superuser (root) mempunyai peranan sangat penting dalam dunia ponsel android. Karena dibandingkan dengan stock recovery, custom recovery mempunyai lebih banyak kelebihan. Jika stock recovery hanya mampu mem-backup user-data, custom recovery mampu memback-up semua hal hingga system-nya sendiri dan mapu melakukan restore saat ada sesuatu yang salah dengan system yang saat ini dipakai. Sedangkan ketika anda mempunyai hak sebagai root, anda bisa lebih leluasa mengendalikan ponsel android anda termasuk mengkustomasi system-nya.

Salah satu custom recovery yang paling populer dan paling awal muncul adalah Clockworkmod Recovery atau biasa disebut CWM Recovery. Yang dalam perkembangannya diadopsi dan ditambahi fitur-fitur khusus sehingga muncul custom recovery baru seperti Carliv Touch Recovery, PhilZ Recovery. Ada juga yang mengembangkan custom recovery melalui pendekatan yang berbeda dengan yang digunakan oleh CWM Recovery, yakni TWRP (Tean Win Recovery Project).

Ada banyak metode untuk meng-injeksi-kan custom recovery dan/atau mendapatkan hak akses root. Namun, secara umum metode yang digunakan ada dua yakni:

  1. Flashing langsung dari ponsel dengan aplikasi flasher semacam Rhasr, Mobile Uncle (chipset mediatek) atau menggunakan tool yang disediakan khusus oleh pengembang Custom Recovery itu sendiri seperti yang dilakukan TWRP.
  2. Flashing melalui Komputer/Laptop, baik flashing custom recovery menggunakan ADB dan Fasboot Tool ketika ponsel dalam mode fastboot atau menggunakan bantuan Software pihak ketiga semisal MTK Droid Tools dan Smartphone Flash Tool pada ponsel dengan chipset mediatek, yang (dalam prosesnya) bisa dilakukan saat ponsel menyala, namun proses sebenarnya dimualai saat ponsel melakukan reboot.

Jika menggunakan cara pertama, maka ponsel HARUS sudah dalam keadaan root terlebih dahulu. Dimana proses rooting bisa dilakukan dengan menggunakan mobile rooting tool yang sangat banyak beredar semisal: Framaroot, Kingroot, Shuame root (dulu Genius Root). Bahkan ada tool rooting dari legenda jailbreak ipnone, Geohott yaitu Towelroot.

Atau jika tidak bisa melakukan rooting langsung dari ponsel untuk merk tertentu, rooting mesti dilakukan dengan bantuan PC menggunakan software pihak ketiga seperti Odin untuk brand Samsung (Galaxy) dan Flashtool untuk brand Sony (Xperia) atau Cydia Impactor dan lain lain.

Pada cara kedua, proses flashing tidak mengharuskan ponsel dalam keadaan sudah root jika flashing custom recovery dilakukan saat ponsel masuk dalam fastboot mode atau bootloader mode (menggunakan ADB Fastboot tool).

Tetapi jika menggunakan aplikasi pihak ketiga, ada kalanya harus melakukan rooting terlebih dahulu (biasanya dengan menanamkan binary SU kedalam system saja) agar bisa mengakses hak akses superuser (root) saat ponsel menyala. Tentu saja dengan opsi USB debugging menyala.

Tetapi lain halya dengan aplikasi ODIN Downlader yang tidak memerlukan ponsel dalam keadaan root, karena ODIN Downloader melakukan flashing Custom Recovery dalam keadaan Download Mode. Juga software Flashtool yang juga melakukan flashing saat ponsel dalam keadaan fastboot atau bootloader mode.
Root di Android, terminologi superuser di linux/unix.
Metode kedua ini biasanya juga digunakan sebagai langkah awal untuk melakukan rooting pada ponsel jika tidak bisa di root baik itu menggunakan mobile root tool maupun tool rooting PC. Triknya adalah dengan menginstal binary SU kedalam system saat berada dfalam mode recovery.

Kenapa harus menggunakan custom recovery saat flashing file zip-update dalam proses rooting? Bukankah stock recovery OS android (versi kitkat keatas) mempunyai fitur untuk flashing zip update dari sdcard? jawabannya tidak bisa karena saat menggunakan stock recovery, system (default.prop) masih di-boot dalam kondisi secure (ro.secure=1) begitu juga adbd berjalan dalam mode secure (ro.adb.secure=1). Sedangkan custom recovery mem-boot system dalam keadaan unsecure (ro.secure=0) dan adbd juga unsecure (ro.adb.secure=0) sehingga bisa memasukkan file apapun ke dalam system.

Jadi, tidak ada patokan khusus atau urutan yang pakem apakah harus melakukan rooting terlebih dahulu baru memasang custom recovery atau sebaliknya, memasang custom recovery dan melakukan root belakangan. Yang psti adalah tidak afdol jika anda melakukan rooting tetapi tidak meng-install custom recovery karena resiko kerusakan saat ponsel android dalam kondisi root sangat tinggi. Atau sebaliknya mempunyai custom recovery tetapi kondisi ponsel masih "tanpa cela".

Saya tidak mengatakan mubazir loh ya.. karena ada banyak sekali keuntungan ketika anda mempunyai custom recovery saja maupun hanya melakukan rooting saja. tentu, dengan mengesampingkan resiko-resiko yang harus anda tanggung. Misalnya: anda akan kehilangan jaminan perbaikan gratis atau garansi jika melakukan root atau dukungan OTA update firmware dari pabrik saat anda meng-install custom recovery.

Jadi? Its ap tu yu gais... Semua hal memang berjalan dengan kekurangan dan kelebihan secara bersamaan.

Jumat, 03 April 2015

Download Update SuperSU v2.46 [stable] via CWM

Logo SuperSU v2.46

Lagi, Ada update untuk aplikasi SuperSU. Artikel ini agak telat sebenarnya, karena versi stable 2.46 ini sudah ada tanggal 10 Maret yang lalu. Akhir-akhir ini Chainfire rajin sekali melakukan pembaruan untuk SupeSU. Setelah sebelumnya merilis versi stabil dari SuperSU yakni versi 2.40, kali ini sudah ada lagi update Supersu Versi 2.46 yang juga versi stabil. Ada beberapa penigkatan diantaranya pengaturan script backup ota survival yang lebih baik dan mengenali lebih banyak binary su alternatif untuk membersihkan binary su aplikasi superuser lain yang bisa mengakibatkan gagal root.

Changelogs v2.46

13.02.2015 - v2.46 - in staged Play roll-out
- Backupscript adjustments
- Remove more alternate su binaries
Untuk lebih lengkapnya bisa membaca change log-nya di xda forum.


Untuk mendownload Update superSU v2.46 bisa langsung menuju ke bawah.

File SuperSU v2.46 flashable zip ini berguna jika tidak bisa melakukan rootng android dengan cara "normal". Anda bisa melakukan rooting dengan meng-install Custom Recovery melalui fastboot terlebih dahulu kemudian melakukan rooting melalui CWM.

Selain itu, file SuperSU v2.46 ini juga bisa mengatasi permasalahan gagal update binary SU milik superSU. Bagi yang sudah terlanjur melakukan update aplikasinya dari playstore dan gagal melakukan update binary bisa menggunakan zip installer SuperSU versi terbaru yang stabil ini (atau versi 2.40). Untuk menginstall, tentu melalui CWM atau custom recovery lain semisal TWRP maupun CTR

Instalasi SuperSU 2.46 [Stable]

Untuk instalasi, anda bisa langsung meng-install via custom recovery semisal CWM Recovery atau TWRP Recovery. Atau jika ingin menginstall dari APK, ekstrak file zip yang anda download, dan cari file Superuser.apk.


Download Section

SuperSU v.2.46.zip || Mirror 1

Mirror 2 || Mirror 3

Sabtu, 20 Desember 2014

Download Update SuperSU v2.40 [stable] via CWM

Logo Aplikasi SuperSUSuperSU v.2.40

Update : Update-SuperSU v2.46.zip Versi stabil terbaru

Aplikasi manajemen super user di Android ini sudah memberikan updater terbarunya melalu playstore, namun terkadang beberapa user gagal saat melakukan update binary su. Lebih banyak karena tidak tahu cara update binary yang benar.

Untuk mengatasi gagal update binary SU milik superSU bagi yang sudah terlanjur melakukan update aplikasinya bisa menggunakan zip installer superSU versi terbaru yang stabil sekarang versi 2.40. Untuk menginstall, tentu melalui CWM atau custom recovery lain semisal TWRP maupun CTR

Untuk mendownload Update superSU v2.40 bisa langsung menuju ke bawah.

Beberapa perbaikan di update superSU kali ini adalah:
- File /system/su.d sekarang di eksekusi dari daemonsu semua firmware.
- Mengatur sysinit context jika ada dalam ROM/Firmware terinstall.
- Dan update file bahasa.

Meskipun perubahannya tidak sedrastis update sebelumnya, tetapi cukup terasa perbedaannya dibandingkan update versi stabil v2.35 dan v.2.36 maupun superSU v2.37. Sedangkan SuperSU v2.28 dan v2.39 sendiri adalh versi beta.

Download Section

Pilihan mirror ada 3, tetapi saya anjurkan download dari download link utama (situs chainfire).

SuperSU v.2.40.zip | mirror1



mirror2 | mirror3

Previous changelog
10.12.2014 - v2.39 - BETA
- Skip reverse connection watch on firmwares using supolicy (SGS5 5.0 fix?)
- Fixed daemonsu not starting on truly permissive Lollipop
- Adjust daemonisation code
- Small L theme adjustments
- Updated language files

07.12.2014 - v2.38 - BETA
- Watch for and kill dead per-uid daemonsu (SGS5 5.0 fix?)
- Fix crash on clearing logs on 2.x
- Fix possible NPE on open
- Fix possible NPE on en/disable root
- Moved additional donations to the bottom of settings
- Small L theme adjustments

01.12.2014 - v2.37 (Gingerbread? )
- Binary update requires less space on /system
- Updated language files

Kamis, 27 November 2014

Download Update SuperSU v2.35 dan v2.36 [Stable]

Logo Aplikasi SuperSUSuperSU v2.36 akhirnya jadi versi stabil dan tersedia di Playstore sekarang. Installer bentuk flashable ZIP juga bisa anda daptkan di download section. Jika anda sebelumnya menggunakan SuperSU v2.27 atau v2.30, anda sebaiknya melakukan update ke SuperSU versi stabil terbaru ini.

Note: CF-Auto-Root juga mendapatkan update.

Update SuperSU terakhir di Playstore sebelum update v2.35 adalah v2.01, setelah itu update stabil terakhir adalah SuperSU v2.16 yang tidak di sediakan di Playstore. List update selengkapnya bisa dilihat di thread forum XDA SuperSU di sini.

Sejak munculnya Android 4.4 sampai Android 5.0 banyak sekali update dan rilis versi beta dan perubahan untuk memperbaiki bug yang muncul. Perubahan dan perbaikan ini dari percobaan menggunakan perintah dasar, boot image (ramdisk) patch, kembali ke perintah-perintah sederhana dengan menggunakan live policy patch dan mencoba metode yang berda untuk meluncuran daemon.

Awalnya, fokus modifikasi diusahakan tanpa harus melakukan SELinux, yang melinbatkan beberapa eksperimen yang cukup banyak dan kuat, yang memakan waktu yang lama.

Baca Juga: Download XDA Framaroot Versi Terbaru 1.9.3

Dan akhirnya Android L di luncurkan, dan celah pada layanan flash_recovery yang digunakan untuk memulai daemon SuperSU. Karena itu, SuperSU tidak bisa dijalankan saat booting. Ini tidak mengherankan bagi siapa pun memperhatikan - log sistem telah memperingatkan dari layanan yang berjalan tanpa pengamanan selama berbulan-bulan. Inilah sebabnya mengapa chainfire menggunakan patch ramdisk untuk meluncurkan daemon untuk sementara waktu. Yang tetap lagi versi beta yang lalu. Ada beberapa komentar menganggapnya sebagai solusi yang brilian.

Namun, selain dari kekurangan pada device dengan bootloader terkunci. Hal ini menjadi alasan yang baik untuk menambal dalam overlay untuk /system juga, sehingga modifikasi /system tidak akan ditulis ke partisi sistem, tetapi di lokasi/tempat lain. Hal ini agar tetap menjaga integritas sistem dan kemampuan OTA Update dan mencegah kemungkinan bootloops disebabkan oleh aplikasi yang membutuhkan root (atau setidaknya memungkinkan restore tanpa perlu melakukan restore dari backup di recovery). Dan setidaknya dengan cara ini akan menjadi lebih baik.

Update Thema dan Ikon Material

Selama beberapa beta terakhir rilis SuperSU telah mendapat sedikit lebih banyak Material pada tema default, tapi masih jauh dari sempurna. Hal ini bukan prioritas utama saat ini. Selain itu karena aplikasi lain masih membutuhkan perhatian, karena SuperSU masih mendukung perangkat 2.x dan segala macam faktor bentuk tidak lagi digunakan pada perangkat yang lebih modern, sehingga sudah ada cukup dengan layout yang mirip dengan Material. Karena itulah hanya akan ada perubahan kecil yang tidak mempengaruhi tata letak keseluruhan scr signifikan, struktur, atau kode yang terkait.
SuperSU Pro
Mungkin setelah update SuperSU 2.35 [Stable] ini akan muncul dua ikon SuperSU di drawer aplikasi Anda. Jika ini terjadi, masuk ke setting SuperSU, dan rubah pilihan ikon launcher dengan yang ingin Anda gunakan, dan ikon kedua akan hilang. Hal ini karena ikon baru Material yang ditambahkan yang muncul secara default pada Android 5.0+.

Instalasi SuperSU 2.35 [Stable]

Untuk instalasi, anda bisa langsung meng-install via custom recovery semisal CWM Recovery atau TWRP Recovery. Atau jika ingin menginstall dari APK, ekstrak file zip yang anda download, dan cari file Superuser.apk.

Download Section

v2.35 Chainfire | v2.36 Chainfire



v2.35 4Shared | v2.36 4shared

Selain dari link di atas, anda juga bisa download SuperSU Terbaru dari Playstore.

Kamis, 20 November 2014

Download Update SuperSU 2.27 [Beta]

Logo Aplikasi SuperSU
Update SuperSU 2.27 ini masih beta. Update SuperSU terbaru ini berbeda dengan patch kernel sebelumnya. File update berupa flashable zip yang bisa anda dapatkan di download section

Metode yang digunakan dalm update kali ini lebih invasif, dan kemungkinan untuk bootloop lebih tinggi (untuk Lollipop). Pastikan Anda memiliki cadangan (back-up partisi system dan/atau data) sebelum melakukan flashing. Jika anda mengalami bootloop, re-flash (restore) partisi sistem dari back-up sebelumnya.

Jika Anda menggunakan SuperSU versi sebelumnya dan ingin tetap menggunakan patch kernel (binary su) juga tidak masalah, tapi itu berarti anda tidak bisa menguji versi beta ini. Saya sarankan Anda flash ulang dengan kernel bawaan perangkat Anda (maksudnya unroot penuh).

Mengenai stock kernel bisa membaca artikel di portal XDA: http://www.xda-developers.com/android/supersu-beta-lollipop-root-stock-kernel/

Jika anda tertarik dengan pembahasan lanjutan, anda juga bisa mengunjungi thread SuperSU BETA di XDA: http://forum.xda-developers.com/apps/supersu/2014-09-02-supersu-v2-05-t2868133

Untuk instalasi, anda bisa langsung meng-install via custom recovery semisal CWM Recovery atau TWRP Recovery. Atau jika ingin menginstall dari APK, ekstrak file zip yang anda download, dan cari file Superuser.apk

Baca Juga: Download XDA Framaroot Versi Terbaru 1.9.3

Catatan: jika ternyata anda mengalami error saat instalasi versi beta ini, anda bisa menggunakan versi stabil SuperSU v2.16 untuk fixing :)

Download Section

Chainfire | Mega

Mediafire | 4Shared

Minggu, 26 Oktober 2014

Download Update SuperSU 2.16 [Stable]

SuperSU RootAppKemarin chainfire merilis v2.16 beta, tapi hari ini dia menjadikannya sebagai versi stabil. Meskipun begitu, yang nangkring di playstore masih versi 2.13 sebagai update terakhir. Anda bisa mendownload Update versi stabil ini di bagian download

Meskipun versi beta 2.14 telah diuji oleh beberapa pengguna, tetapi msih ada beberapa masalah yng muncul di perangkat tertentu. Sedangkan v2.16, menurut chainfire sudah mendapat respon "oke" dari beberapa tester. Dan jika respon dari tester tetap bagus, maka SuperSU versi 2.16 akan menjadi Versi Stabil.

Selain perbaikan dari kasus crash dan kegagalan pembaruan biner (binary su), beberapa kasus saat menampilkan nama app telah diperbaiki (sebelumnya Anda akan melihat nama proses, sekarang nama aplikasi akan ditampilkan dengan benar, mungkin dengan [UID] bersufiks), dan aplikasi ini tidak lagi secara otomatis di-ijinkan berjalan saat boot jika opsi re-otentikasi diaktifkan.

Selain itu, SuperSU 2.16 [Stable] juga ada tambahan opsi tema. Tetapi hanya untuk Android versi L saja, dan tidak akan diluncurkan untuk Android 4.x. Dan masih dalam proses penyempurnaan dan masih diuji pada Nexus 7 (bukan 5). Jika Anda menjalankan SuperSU pada Android L dan tidak perlu merubah tema secara manual, Tema ini aktif secara default. Jika tidak, pilih Material: light, dark actionbar di Settings :lt; Theme

Untuk instalasi, anda bisa langsung meng-install via custom recovery semisal CWM Recovery atau TWRP Recovery. Atau jika ingin menginstall dari APK, ekstrak file zip yang anda download, dan cari file Superuser.apk

Download Section

Chainfire | 4Shared

Mediafire | Mega

Senin, 28 Oktober 2013

Arti dan Fungsi Superuser [SU] dan Aplikasi-nya

Apabila anda terbiasa melakukan root-ing smartphone android, pasti tidak asing lagi dengan istilah superuser. Bagi yang belum tahu, mungkin akan bertanya: "apa sih superuser itu?" dan apa "fungsi superuser?". Di artikel ini Komputechno akan memberikan sedikit penjelasan tentang arti superuser di android dan fungsi aplikasi superuser [SU] beserta perbedaan keduanya.

Arti [Definisi] dan Fungsi Superuser di Android


Android sendiri adalah sistem operasi yang dikembangkan berdasarkan linux OS, sehingga proses dan perintahnya juga tidak jauh beda dengan linux. Karena itulah jika pada linux anda mendapatkan istilah "root" dan "sudo/superuser do", maka pada android anda akan mendapatkan istilah yang sama. Jika anda terbiasa menggunkan Windows OS, tentu anda tahu istilah Administrator, tingkatan-nya sama.

Nah, Superuser adalah istilah untuk "hak/kewenangan agar user biasa dapat bertingkah seperti super user (sudo [super user do]) sehingga user biasa yang diberikan hak dapat leluasa mengontrol sistem". Mudahnya, seorang user biasa dikatakan menjadi SU ketika dia bisa mengubah konfigurasi sistem yang seharusnya merupakan kewenangan ROOT atau Superuser.

Fungsi Aplikasi Superuser


Superuser sejatinya adalah "jenis kewenangan". Sedangkan di Android, Superuser lebih dikenal sebagai "nama" dari aplikasi". Hal ini tidak sepenuhnya salah, tetapi sebenarnya Aplikasi Superuser sendiri lebih merupakan alat untuk mengontrol pemberian kewenangan superuser kepada aplikasi atau user biasa yang meminta hak/atau kewenangan sebagai "root" atau "superuser do"

Aplikasi Superuser di android

Di OS android, Applikasi superuser tidak hanya Superuser tetapi ada beberapa alternatif lain karena aplikasi jenis ini hanya berfungsi sebagai pengontrol pemberian kewenangan superuser.

Aplikasi-SuperSU.jpgAplikasi-Superuser.jpg

Dari beberapa aplikasi jenis ini ada beberapa yang populer, dan banyak digunakan oleh pengguna android. semisal SuperSU dan Superuser. Bahkan aplikasi yang bernama Superuser pun bisa jadi dibuat oleh developer yang berbeda dengan interface (tampilan) yang berbeda. Sebagai sebuah aplikasi, tentu bisa saja anda menggonta ganti aplikasi super user sesuai keinginan.

Aplikasi superuser ini ketika memberikan kewenangan juga membutuhkan "file yang lain" yang berupa aplikasi biner, jika anda tidak paham, anda tentu tahu file yang berakhiran exe di windows :). File biner yang meneksekusi pemberian hak akses ini adalah file dengan nama "su" yang biasanya berada di direktori (folder) /system/sbin/ atau /system/xbin/ di sisipkan pada saat proses root-ing.

Baca: Untuk mengatasi SuperSU gagal update binary di kategori Update-SuperSU

Anda lebih tahu dan ingin mengkoreksi artikel saya ini? tulis saja di kolom komentar. Atau anda masih bingung? baca di wikipedia saja :) itu lebih baik meski bertanya di kolom komentar juga tidak saya larang :D

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger