Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Unix. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unix. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Oktober 2014

Cara Cek Repositori di IGOS Nusantara

Logo IGOS Nusantara IGOS NusantaraAnda pengguna baru IGOS Nusantara? Sebagai pengguna baru, seringnya kita akan mencoba memasang berbagai paket ke dalam sistem.

Tak jadi masalah kalau kita akan menggunakan paket aplikasi itu untuk waktu yang lama. Tapi akakn jadi masalah ketika anda hanya berniat 'mencoba-coba'

Akibat yang paling terasa saat kita menasang paket ini adalah ukuran repositori lokal di IGOS Nusantara anda membengkak.

Untuk memersihkan daftar repositori ini anda perlu daftar repositori yang ada terlebih dahulu. Untuk melakukannya, anda bisa mencari terlebih dulu apa saja repositori yang tersimpan dengan menggunakan perintah:

$ ls -l /etc/yum.repos.d/

Dari situ anda bisa memilih repositori mana yang sudah tidak anda butuhkan dengan menghapus konfigurasi lainnya, dan sisakan hanya yang namanya ign*.repo.

Untuk menghapus atau membersihkan repositori bisa menggunakan perintah:

cd /etc/yum.repos.d
rm bum*
rm google*
rm adobe*
rm local*
rm media


Catatan: bum*, google*, adobe*, dst adalah repositori yang anda dapatkan sebelumnya.

Minggu, 02 Juni 2013

Perbedaan dari Rooting dan Unlock Bootloader

Rooting


Rooting sendiri mengacu dari kata 'root' yang merujuk pada hak sebagai Superuser yang mempunya hak (privileges) tanpa batas. istilah root biasa di pakai dalam keluarga UNIX semisal Linux dan turunannya.


Rooting yang dimaksud di sini adalah memberikan hak Superuser (Administrator) agar mempunyai hak merubah devices android sepenuhnya.
salah satu contoh: meng-edit file yang berada dalam folder / (root), /system (sistem), atau mengubah bagaimana nantinya sebuah device berbasis os android akan berjalan.

Unlock Bootloader


Sebelumnya, anda perlu tahu apa itu Bootloader Bootloader adalah merupakan sebuah program yang sudah tertanam pada suatu sistem operasi untuk mem-boot atau memanggil sistem operasi yang ada pada internal memory. Bootloader ini digunakan untuk memanggil kernel suatu sistem operasi. Jelas? :)

Lalu apa gunanya di Unlock? Seperti yang sudah anda ketahui selama ini bahwa Android sangat peduli dengan keamanan system yang mereka miliki, sehingga pada akhirnya kita harus melakukan proses rooting supaya system bisa kembali terbuka (dan mungkin) dengan jaminan garansi hilang dan segala kerusakan system (karena kita cuma merubah isi dari system, bukan hardware) ditanggung oleh kita sendiri. Sama halnya Bootloader. Bootloader menjadi unsur penting tidak hanya pada Android namun pada seluruh system operasi (karena ini-lah yang memanggil system.

Kebanyakan Custom ROM saat ini telah menggunakan kernel yang sudah dimodifikasi oleh pihak pengembangnya. Sehingga sudah jelas kita harus mengganti kernelnya bila ingin mencoba Custom ROM tersebut.

Jadi, anda tidak bisa melakukan Unlock Bootloader tanpa melakukan Rooting, sedangkan anda boleh saja tidak melakukan Unlock Bootloader meskipun sudah melakukan Rooting jika memang anda tidak memerlukannya.

Bisa dikatakan Rooting berfungsi membuka kunci system sedangkan unlock bootloader untuk membuka kunci kernel.

Senin, 04 Februari 2013

Android Bisa Jalankan Aplikasi Windows | Android Wine

android-wine.jpg

Para pengguna Linux tentu sudah tak asing lagi dengan emulator bernama Wine, kepanjangan dari Windows Emulator. Aplikasi ini memang paling sering dipakai pengguna untuk menjalankan aplikasi Windows di sistem operasi Linux.

Tapi tak cuma untuk Linux, Wine memang dikembangkan untuk sistem operasi lain berbasis Unix seperti OS X, FreeBSD, dan Solaris. Dan kini giliran Android yang akan kedatangan aplikasi tersebut.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger