Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Juni 2014

Tips Charging Smartphone yang Benar Agar Baterai Awet

Tips nge-cas smartphone

Pada era sekarang, smartphone mepunyai berbagai fungsi yang bisa membantu anda melakukan hal-hal yang produktif dan menghibur, mulai dari sekedar mengecek e-mail, membaca berita, memotret, hingga aktivitas dengan berbagai media sosial dan pesan instan. Tetapi sayangnya, dengan begitu banyak fungsi-fungsi yang dipunyai itu, baterai menjadi cepat habis.

Smartphone saat ini rata-rata "hanya" memiliki masa pakai 4 hingga 5 jam jika digunakan terus menerus. Tentu saja masa tersebut tidak cukup untuk menemani aktivitas penggunanya seharian. Berikut beberapa tips meng-charge smartphone yang baik dan benar agar baterai bisa berumur panjang (awet).

1. Jangan dipakai sampai baterai nol persen

Banyak yang mengatakan agar baterai smartphone awet sebaiknya dibiarkan habis terlebih dahulu sebelum di-charge kembali. Hal itu memang benar, tetapi itu hanya untuk baterai dengan bahan nikel, yang saat ini sudah mulai ditinggalkan, sehingga saran di atas sudah tidak relevan.

Smartphone baru saat ini sudah menggunakan baterai berbahan litium-ion, yang cara perawatannya jelas berbeda dari baterai bahan nikel.

Baterai smartphone sebaiknya dijaga agar daya yang disimpan di dalamnya tetap di atas 50 persen atau minimal 20 persen.

Meski begitu, sesekali daya baterai juga perlu "dikuras" hingga habis, misalnya sekali dalam sebulan untuk keperluan kalibrasi.

2. Jangan men-charge baterai semalaman

Kebiasaan men-charge baterai semalaman sambil ditinggal tidur ternyata tidak baik. Meskipun beberapa charger meng-klaim bisa memutus arus listrik jika daya sudah terisi 100 persen, membiarkan baterai selalu berada dalam kondisi 100 persen terisi juga tidak baik.

Mengisi baterai sebentar saja hingga terisi penuh secara berkali-kali malah lebih baik untuk kesehatan baterai dibanding dibiarkan dalam kondisi nol persen atau 100 persen secara terus-menerus.

Hal ini karena baterai litium juga rawan jebol jika dibiarkan sering kehabisan daya sebab baterai tersebut juga memiliki komponen yang bisa digunakan untuk merusak baterai sendiri untuk mencegah agar baterai tidak meledak. Walau tidak terjadi tiap hari, anda wajib waspada.

3. Hindari tempat yang panas ketika men-charge

Hindarkan smartphone dari tempat-tempat yang panas, misalnya di dashboard mobil di bawah kaca depan mobil, walau smartphone dalam keadaan mati sekali pun. Karena suhu yang panas juga punya andil dalam merusak baterai.

Baterai litium idealnya disimpan dalam suhu 15 derajat celsius. Suhu ekstrem yang bisa ditoleransi baterai adalah antara minus 40 hingga 50 derajat celsius.

4. Charge langsung ke soket listrik

Menghubungkan baterai dengan charger langsung ke soket listrik adalah cara yang paling disarankan. Meski sekarang sudah diperkenalkan metode pengisian ulang baterai secara nirkabel, metode tersebut ternyata menghasilkan panas yang tidak baik untuk baterai.

Selain itu, metode charging langsung dengan soket listrik juga lebih cepat dan aman jika dibanding menghubungkan smartphone dengan USB komputer atau laptop menggunakan kabel data/charger.

Semoga 4 Tips Charging Baterai Smartphone diatas menjadi solusi bagi anda yang sering mengalami baterai soak maupun baterai yang boros. Tak hanya perilaku penggunaan smartphone yang bisa membuat baterai lebih awet, Cara anda men-charge Smartphone anda juga berpengaruh ke masa pakai baterai.
Sponsor blog ini

Senin, 09 September 2013

Tips Cerdas Membeli Android Bekas Berkualitas

Membeli-Android-Bekas-Berkualitas.jpg
Dimulai pada tahun 2007, sistem operasi Android mulai menanjak popularitasnya dan semakin booming di dua tahun belakangan. Produsen smartphone berlomba-lomba memproduksi smartphone berbasis Android untuk menyaingi sistem operasi lain seperti iOs yang digunakan iPhone maupun Windows Mobile yang dgunakan oleh Nokia. Banyak ragam dan tipe serta sepesifikasi juga kemampuan yang di tawarkan. Bagi masyarakat dan pecinta gadget, ini adalah sisi positif sehingga bisa secara leluasa memilih produk smartphone yang sesuai dengan kebutuhannya.

Banyak Varian Smartphone + Suka Gonta-ganti Gadget = Banjirnya Smartphone Bekas


Dengan banyaknya varian ponsel android yang diproduksi dengan tingkat tinggi, menyebabkan banjirnya pasaran ponsel dengan smartphone ini. Sehingga tingkat ponsel android bekas pun 'merajalela'. Di setiap konter handphone, setidaknya memajang 3-4 ponsel cerdas android, bahkan konter-konter pejualan handphone kecil sekalipun. Tingkat pembelian Ponsel Android ini juga dipengaruhi oleh sikap masyarakat Indonesia yang bersifat konsumtif, dan suka bergonta-ganti gadget smarthpone. Yang akhirnya banyak smartpone android bekas, juga ditemui di pasaran.

Membeli Smatphone Android, Harus Cerdas Memilih

Sebagian besar, masyarakat ingin membeli smartphone yang masih baru agar mendapat jaminan/garansi. Tetapi banyak juga yang lebbih memilih untuk memiliki Android bekas sebagai smartphone pilihannya. Bagi yang memilih untuk membeli Ponsel Android baru, merka tak perlu kuatir dengan kualitas barang yang dibeli, karena ada jaminan yang melindungi mereka. Tapi bagi orang yang memilih untuk membeli smartphone bekas, kualitas android bekas yang dibeli masih merupakan hal perlu dipertimbangkan dan diperiksa dengan teliti selain fitur-fitur dan spesifikasi yang di-inginkan. Untuk itu ada beberapa tips membeli android bekas yang bisa anda jadikan referensi supaya anda bisa menjadi pembeli yang cerdas. Simak tips-tips berikut.

1. Mencari Informasi Harga Bekas di Pasaran.

Ini merupakan langkah pertama anda untuk membeli android bekas berkualitas. Anda perlu meluangkan waktu untuk mencari harga pasaran dari smartphone Android second yang anda incar, caranya cukup mudah, anda tinggal bertanya ke mbah google mengenai tipe dan spesifikasi serta merk Android second yang anda inginkan. Katakanlah anda ingin membeli smartphone bekas dengan merek Samsung bertype XXX, anda bisa searching dulu bearapa harga ponsel Samsung type tertentu di Internet, anda akan mendapatkan banyak referensi harga bekas dari berbagai sumber. Tapi ingat, jangan cepat menyimpulkan sesuatu karena satu referensi sja. Coba cari lagi informasi harga android bekas di tempat lain, siapa tahu anda bisa menemukan smartphone Android pilihan anda dengan harga yang lebih murah.

2. Cek Kelengkapan Handphone Android Bekas

Setelah cocok dengan harga smartphone bekas yang dipilih, selanjutnya anda bisa mengecek apa saja yang diikut sertakan dalam penjualan, misalnya charger, handfree, kabel data USB, kabel koneksi lain semisal kabel HDMI, box, manual book dan juga mungkin garansi jika smartphone android second tersebut masih bergaransi. Teliti dengan baik sehingga anda tidak mendapatkan Android dengan kelengkapan yang berantakan atau rusak.

3. Cek Tanggal Garansi Jika Masih Ada

Pada saat memilih smartphone Android bekas yang masih bergaransi, anda perlu melihat masa berlaku dari garansi yang diberikan. Jangan sampai tertipu karena disebutkan bahwa barang masih bergaransi tetapi pada kenyataannya tanggal garansi sudah kadaluarsa. Perikas kekurangan lainnya seperti segel rusak, ini bisa mengakibatkan garansi smartphone Android bekas anda void alias batal. Android bekas kebanyakan juga sudah di-rooting, Dan beberapa vendor menolak garansi yang berlaku jika Android anda sudah di Root terlebih dahulu.

4. Mencocokkan nomor IMEI Smartphone dengan Box

Faktor penting dalam membeli handphone bekas lainnya adalah kecocokan nomor IMEI dengan dus Box, tak hanya Android, ini juga berlaku untuk gadeget lain seperti Blackberry dan iPhone. Untuk mengetahui kecocokan IMEI gadget dengan IMEI di dus box, anda cukup mengetikkan kode USSD *06# di dialer smartphone. Secara otomatis akan ditampilkan nomor IMEI smartphone, cocokkan antara IMEI di layar dengan IMEI yang tertera di box.

5. Keutuhan fisik Android bekas

Meskipun ini merupakan pertimbangan yang subjektif dalam jual beli barang bekas. Kecockan klaim penjual dengan kondisi fisik barang perlu diperhatikan terutama jika bertransaksi secara online. Bisa saja penjual menyatakan bahwa Android miliknya masih mulus dengan sedikit baret baret, tetapi ada saat dibeli ternyata ada banyak cacat seperti casing terkelupas dan mungking lebih parah. Anda harus memperhatikan hal yang satu ini jika anda tidak ingin mendapatkan Android bekas yang abal abal. Anda juga perlu meneliti kualitas fisik dari ponsel, terutama kondisi baterai, karena kebanyakan gadget bekas memiliki masalah dengan baterai entah itu bocor, kembung atau bahkan tidak ada daya sama sekali. Periksa kondisi fisik Android bekas yang ingin minati, jangan sampai terlihat ada bekas baut yang dibongkar, jika ada tanyakan pada penjual apa android bekas itu sudah pernah di service dan apa kerusakannya karena ini sangant penting untuk anda ketahui, selain berpengaruh terhadap tips poin ketiga di atas. Biasanya bagian bongkaran baut sebelumnya ditutupi segel resmi, jadi untuk mengetahuinya periksa segel hologram apakah masih utuh atau sudah rusak.

6. Cek Kondisi Hardware dan Software Android

Karena Android adalah perangkat pintar yang punya beragan fitur seperti GPS, sensor-sensor tertentu selain fasilitas komunikasi pada umumnya, dalam membeli android bekas, pastikan semua sensor masih bekerja dengan baik seperti sensor cahaya (light sensor), sensor accelerometer, GPS, bluetooth, wi-fi. Anda juga perlu mengecek stabilitas OS dari Android yang sedang digunakan entah itu Stock ROM atau Custom ROM, jangan sampai ketika pengecekan terlihat normal, ketika dibawa sampai rumah dan anda pasang aplikasi macam-macam langsung 'Freeze' alias nge-hang. Yakinkan bahwa meskipun bekas, Android yang akan anda beli masih dalam kondisi yang bagus baik hardware maupun software-nya.

Sedikit tambahan, jika anda bertransaksi secara online, Anda juga perlu waspada untuk tidak tergoda dengan harga yang tidak realistis agar terhindar dari penipuan. Karena terkadang kita tertarik dengan harga yang super murah dan tertarik untuk membeli android bekas yang ditawarkan, ternyata barang tidak dikirim, atau mungkin dikirim tetapi tidak sesuai dengan spesifikasi yang disebutkan. Dan yang lebih penting, jangan membayar dimuka sebelum barangnya anda ketahui wujud aslinya :D
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. test - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger